• Registration
Ciwidey PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 14 November 2015 14:42

Kawah Putih Ciwidey adalah danau kawah terbentuk akibat letusan Gunung Patuha yang terjadi pada abad ke-XII. Sebelumnya, pada abad ke-X, Gunung Patuha meletus menciptakan Kawah Saat.

Air Kawah Putih Ciwidey terlihat berwarna hijau keputihan. Hawa cukup dingin meskipun pada siang hari, bau belerang pun tidak begitu mengganggu, meski tanpa masker. Tanah tepian Kawah Putih ini berwarna keputihan, namun pada saat tertentu akan berubah warna menjadi coklat susu. Bentuk permukaan danau hampir menyerupai huruf T.

Masyarakat Ciwidey dulu menganggap Gunung Patuha sebagai gunung tertua angker keramat, tempat bersemayamnya para karuhun Bandung Selatan dan pusat kerajaan jin.

Pada 1837, Dr. Franz Wilhem Junghuhn, seorang Belanda peranakan Jerman, melakukan perjalanan ke Bandung Selatan, dan menemukan suasananya sangat sepi, tanpa seekor binatang terlihat. Masyarakat menjelaskan bahwa burung yang terbang melintas di atas kawasan itu jatuh mati karena tempatnya angker.

Junghuhn tidak percaya, ia meneruskan perjalanannya menembus hutan. Maka ia pun menemukan danau indah berwarna putih kehijauan dengan bau belerang menyengat. Kawah Putih Ciwidey ditemukan, misteri mengapa burung tidak melintas pun terjawab.

Kawah Putih Ciwidey tampak cukup ramai dikunjungi pejalan, meskipun bukan di akhir pekan. Berkunjung ke Kawah Putih Ciwidey memang lebih menyenangkan jika bukan di akhir pekan. Lebih leluasa dan tidak macet.

Tidak adanya tempat duduk di sekitar kawah ini mungkin disengaja karena kandungan belerang kawah yang tinggi. Kawah Putih juga merupakan satu-satunya wisata di Ciwidey yang tidak menyediakan tempat makan.

Di pinggir kawah terdapat gua bekas tambang belerang dari jaman Belanda, yang diolah di pabrik belerang Zwavel Ontgining Kawah Putih. Pada jaman Jepang, namanya menjadi Kawah Putih Kenzanka Gokoya Ciwidey.

Suasana Kawah Putih Ciwidey lebih hidup dengan kehadiran seorang pemusik yang terus memetik dawai gitarnya menyanyikan lagu-lagu berbahasa Sunda. Ia menyediakan kaleng sumbangan bagi pengunjung yang tergerak hati dan tangannya.

Kawah Putih Ciwidey

Desa Alam Endah, Kecamatan Ciwidey, Bandung

Tiket: Rp. 15.000 (Rp.12.000 hari kerja)
Wisman : Rp. 30.000
Roda dua: Rp. 5.000 (Rp.15.000 parkir atas)
Roda empat: Rp. 6.000 (Rp. 150.000 parkir atas )
Bus: Rp. 25.000 (parkir bawah)
Angkutan ontang-anting dari parkir bawah ke tepi Kawah Putih: Rp. 10.000

Untuk menghemat, mobil parkir di bawah Kawah Putih Ciwidey, sehingga hanya membayar per kepala 15.000 + 10.000, ditambah parkir mobil 6.000.

Last Updated on Friday, 20 November 2015 13:24
 
Booking

Required *

   
Copyright © 2018. SEWA ELF. Designed by Shape5.com

S5 Box

Login Form